Harta Karun yang Dibuang
![]() |
| Harta Karun yang Sempat Dibuang Bismillah |
Iya, itu judulnya. Harta karun yang dibuang. Sekilas ada yang aneh, harta karun kok dibuang? Tapi ini beneran! Bahkan menjadi peninggalan sejarah yang sangat berharga bagi negara yang dulunya pernah dibuang. Jadi apakah itu??
Awal Mula Harta Karun
Jadi gini, sebelumnya aku mau ingin menceritakan sedikit sejarah harta karun yang dimaksud, bagaimana ditemukannya?
Yuk kilas balik ke masa Perang Dunia Ke-3. Pada saat zaman Perang Dunia ke-2, salah satu temannya Blok Poros yaitu Jepang, melakukan pendudukan di Hindia-Belanda atau sekarang ini Indonesia. Nah saat pendudukan, ni Jepang sering kali melakukan kekerasan demi kebutuhan perangnya. Nah saat akhir perang, Amerika Serikat mengebom 2 kota pentingnya Jepang yaitu Hiroshima dan Nagasaki yang mengakibatkan Jepang menyerah. Setelah itu Perang Dunia Ke-2 pun berakhir dengan menyerahnya Jepang.
Nah berita kekalahan Jepang tersebut hingga terdengar oleh Sutan Syahrir lewat saluran radio. Sutan Syahrir pun bergegas memberikan informasi penting ini ke tokoh-tokoh penting. Termasuk golongan muda yang ingin kemerdekaan ini segera.
Setelah mengetahui berita penting ini, para golongan muda segera menginginkan kemerdekaan secepat mungkin. Namun golongan tua ingin menunggu kemerdekaan dari Jepang (Sebelumnya Jepang ingin ngasih kemerdekaan sebagai rayuan namun keburu dibom Sekutu. Akhirnya terjadi khilaf (perbedaan pendapat) antara golongan muda dan golongan tua dan terjadilah yang namanya Peristiwa Rengasdengklok. Ini terjadi Rengasdengklok, Karawang, agar tidak ketahuan Jepang untuk mendesak golongan tua kapan pelaksanaannya.
Setelah Rengasdengklok, akhirnya disepakatilah bahwa waktu pelaksanaan proklamasi kemerdekaan itu pada tanggal 9 Ramadhan 1364 H¹ atau 17 Agustus 1945 Masehi.
Proklamasi
Nah sob, ini yang aku nak sampaikan mengenai harta karun tersebut.
Jadi sebelum proklamasi, mereka sempat singgah di rumahnya Laksmana Maeda. Mereka mempersiapkan pelaksanaan proklamasi di sana. Salah satunya persiapannya yaitu "penulisan naskah proklamasi". Nah sekarang dah tahu kan siapa harta karunnya? Yap itulah yang aku maksud, naskah asli teks proklamasi kemerdekan Indonesia. Setelah diketik oleh Sayuti Melik menggunakan alat ketik yang dipinjam dari Jerman, naskah proklamasi tersebut disimpan agar dibacakan saat proklamasi kemerdekaan nanti.
Hari kemerdekaan pun tiba. Jam 10.00 proklamasi dimulai. Nah teks proklamasi itu dibaca oleh Ir. Soekarno. Akhirnya pada hari itu juga, Indonesia secara resmi merdeka.
Dibuangnya Harta Karun Tersebut dan Penemuannya
Jadi gimana kok bisa dibuang?
Jadi gini sob, setelah proklamasi kemerdekaan itu, naskah teks proklamasi itu dibuang oleh Sayuti Melik karena merasa sudah tidak lagi berguna naskah tersebut ke tempat sampah. Namun ga disangka, naskah tersebut ditemukan oleh BM. Diah. Lalu BM. Diah menyimpan harta bersejarah.
Beliau menyimpan benda itu sampai pemerintahan Soeharto. BM. Diah mengembalikan dokumen berharga tersebut ke pemerintahan. Akhirnya pemerintah menyimpan naskah asli teks proklamasi tersebut ke tempat yang aman. Kini naskah asli tersebut dijaga oleh pemerintah sebagai dokumen bersejarah bangsa ini.
Jadi gitu sob harta karunnya bagi bangsa ini. Moga bermanfaat. Dan kalau ada yang salah mohon dimaafkan dan tolong dikoreksi.
¹Aku dapat ini kalau ga salah dari situs alhabib yang konversi masehi ke hijriah.

Komentar
Posting Komentar